Potensi perkembangan sektor pariwisata di Yogyakarta masih terus berkembang.

Untuk menarik perhatian wisatawan domestik dan mancanegara, Yogyakarta masih bisa memaksimalkan sumber daya alam yang dimilikinya.

Tak hanya obyek wisata budaya dan sejarah, wisata alam seperti Air Terjun di Yogyakarta bisa menjadi daya tarik tersendiri. Berikut beberapa tempat wisata air terjun di Yogyakarta yang dirangkum:

1. Air Terjun Luweng Sampang

Gumuk pasir pantai Selatan bisa disebut sebagai gurun saharanya, Yogyakarta.

Nah Air terjun Luweng Sampang ini bisa disebut sebagai 'Grand Canyon' ala-ala Yogyakarta. Air terjun Luweng Sampang terletak di pegunungan Sewu, Desa Sampang, Gunung Kidul. 

Aliran sungai yang dikelilingi dengan babatuan berbentuk tebing dan membentuk garis membuat pengunjung terasa berada di Grand Kanyon. Air terjun tersebut mengalir dari atas bebatuan kemudian mengalir ke sebuah pusaran yang diberi nama luweng (lubang).

Pengunjung dapat menikmat keindahan air berwarna tosca di kolam kecil. Tak hanya itu pengunjung da[at menelusuri arus sungai sehingga dapat menemukan air terjun berikutnya.

2. Air Terjun Gedad

Air terjun ini terletak di Dusun Gedad Banyusoco Playen Gunungkidul.

Sekilas air terjun ini nampak seperti air panas yang mengalir di bebaruan yang berbentu kubah. Air terjun Gedad ini mirip seperti air terjun pada umumnya, namun sedikit lebih artistik. Di tempat ini pengunjung dapat berenang di kolam yang langsung terhubung dengan air terjun. 

3. Air Terjun Musiman di Bantul, Grojogan Tuwondo

Tak jauh dari Puncak Gebang Bantul, terdapat air terjun dengan tingkatan tiga dan memilki dua aliran.

Walaupun masih dalam pengembangan objek wisata, air terjun tersebut menyuguhkan panorama alam yang indah. Air terjun ini dikelilingi oleh pohon jati dan semak belukar. Sehingga memberikan suasana alam yang alami.

4. Air Terjun Lepo Dlingo

Selain terkenal hutan pinusnya, Dlingo juga mempunyai wisata air terjun. Karakteristik air terjun ini mirip dengan Erwans Falls yang terletak di Thailand.

Air terjun ini terkenal dengan nama Ledok Pokoh karena letaknya di Desa Pokoh, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul.  Seperti air terjun pada umumnya, kolam yang terdapat di kawasan tersebut aman untuk digunakan berenang.

Air terjun ini dikelilingi tebing batu kapur yang memilki tekstur unik sehingga dapat menjadikan seperti air terjun pribadi.  Curugnya pun tak dalam, pengunjung dapat melihat dasar air, menunjukkan bahwa air tersebut jernih dan tampak segar.

5. Air Terjun Randusari

Terletak di kawasan Dusun Rejosari, Desa Jatimulyo, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul.

Air terjun Randusari memang jarang terdengar dibandingkan kawasan air terjun lainnya.  Pohon Randu yang mengelilingi air terjun memberikan kesejukan dan asrinya alam. Pepohonan tersebut merupakan ikon dari air terjun Randusari

Disini pengunjung akan disambut dengan suara gemuruh yang merdu dari aliran air yang jatuh. Tak hanya itu keindahan yang menawan akan disajikan di depan mata pengunjung.

Sebaiknya jika ingin berkunjung ke objek wisata air terjun, hindari saat musim kemarau. Agar dapat menikmati keindahan air terjun yang akan dikunjungi. 

 

Sumber: TribunJogja.com